Tak Lulus PLPG, Jangan Khawatir, Unesa Bakal Gelar Ujian Ulang
LENSAINDONESIA.COM: Setelah banyak mendapat protes dari guru yang tidak lulus, akhirnya pihak Universitas Negeri Surabaya (Unesa) selaku penyelenggara di Rayon 114 berjanji akan menggelar ujian ulang kedua untuk 94 orang peserta yang belum lulus ujian Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) 2011 lalu.
Keputusan ujian ulang itu muncul setelah adanya kesepakatan antara Unesa dengan PGRI Jawa Timur, Dinas Pendidikan Jawa Timur, Ombudsman dan 10 perwakilan guru peserta PLPG dari Jombang, Tuban, Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Lamongan dan Bojonegoro yang tidak lulus ujian lalu.
Dalam kesepakatan yang ditandatangani di gedung rektorat Unesa itu, pihak Unesa akan meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar ujian ulang kedua bagi peserta PLPG 2011 yang belum lulus sebanyak 94 orang dan dimasukkan pada kuota 2012.
”Keputusannya, sebanyak 94 guru PLPG kita beri kesempatan ujian ulang. Mereka akan mengikuti ujian PLPG bersama peserta 2012. Jadi mereka bersaing bersama angkatan tahun ini. Keputusan ini yang akan kita usulkan ke Kemendikbud,” kata PR 1 Unesa Prof Kisyani Laksono usai pertemuan, beberapa waktu lalu.
Namun, Kisyani menuturkan bahwa pihaknya hanya sebatas mengusulkan solusi tersebut. Jika tawaran solusi itu tak dikehendaki Kemendikbud, para guru itu harus mau menerima.
Sebelumnya, para guru melakukan protes karena proses pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) di rayon 114 Unesa dinilai tidak memiliki kisi dalam soal yang diujikan sebagai materi ujian. Bahkan, Persatua Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Timur melaporkan bahwa menemukan ada dosen penguji atau asesor yang tidak memiliki nomor induk asesor.
Sementara itu ketua PGRI Jawa Timur Ichwan Sumadi mengatakan persoalan PLPG 2011 di Unesa masih menjadi perdebatan. Menurut Ichwan, protes yang dilayangkan para guru tersebut akibat akumulasi kekecewaan dengan hasil kelulusan yang diumumkan Unesa, ketimpangan kelulusan yang dianggap tidak wajar terlihat pada hasil ujian guru pada program mata pelajaran (mapel) Biologi dan Geografi.
”Kita mendukung guru karena kelulusan kemarin banyak yang aneh, seperti program studi Fisika dan Penjakes, rata-rata lulus 100 persen. Ini ada apa?” kata Ichwan dengan nada tanya.
Uraian data kelulusan yang diperoleh menyebut, program studi (prodi) Biologi mencapai 77 persen tidak lulus dari total peserta PLPG. Sedangkan, prodi Geografi yang diujikan mencapai angka ketidaklulusan hingga 40 persen.
”Ukurannya itu bukan seberapa besar jumlah guru peserta PLPG, melainkan jumlah prodi yang diujikan. Masak, guru Geografi yang tidak lulus bisa sampai 40 persen, bahkan Biologi sampai 70 persen,” katanya.
Untuk itu, Ichwan berjanji akan mendorong Kemendikbud untuk merealisasikan ujian ulang bagi peserta PLPG yang tidak lulus. Apalagi dalam kasus PLPG ini terjadi bukan hanya di Unesa melainkan juga terjadi di UM Malang, UPI Bandung sampai UNY Yogyakarta. ian

0 komentar: