PLPG KUOTA 2012 DIPERCEPAT BULAN MEI
MEDAN, HSI –Pendidikan latihan profesi guru (PLPG) di Sumatera Utara (Sumut) tahun ini dipercepat menjadi bulan Mei. Untuk itu, para guru peserta diminta mulai mempersiapkan diri sejak dini.“Direncanakan sudah dimulai Mei, karena jumlah yang akan mengikuti PLPG besar, yakni sebanyak 20.196 guru,” ucap Pembantu Rektor I Universitas Negeri Medan (Unimed) Khairil Anshari,kemarin. MenurutKhairil,percepatan pelaksanaan PLPG ini sengaja dilakukan untuk mengejar target selesai pada Agustus.Karena setelah itu,para guru akan kembali diuji kompetensinya. Untuk pihak pelaksana sendiri, PLPG tahun ini belum berubah dengan tahun sebelumnya.Dimana pihaknya merupakan salah satu penguji (asesor) para guru.
“Masih tetap sama,dimana waktu PLPG 90 jam dalam 10 hari. Namun, ada permintaan Kementerian untuk muatan ilmunya agak diperbanyaknya jamnya,”katanya. Tahun ini pihaknya berencana meminta tambahan asesor kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sebab, denganjumlah asesor yang ada saat ini dipastikan tidak sanggup untuk melaksanakan PLPG. “Belum lagi nanti yang limpahan guru dari LPTK lain, dan Kementerian Agama. Tidak akan cukup dengan asesor yang ada,”kata Khairil.
Dia menambahkan, PLPG ini sangat penting bagi seorang guru,karena syarat sebelum mendapatkan tunjangan profesi. Jika dinyatakan lulus maka berhak mendapatkan sertifikat dan tunjangan profesi. Namun, jika tidak lulus maka akan menjalani PLPG kembali. “Makanya memang harus dipersiapkan sejak sekarang,” jelasnya. Khairil mengungkapkan, banyak hal yang membuat guru tidak lulus dalam PLPG. Misalnya faktor penguasaan materi ajar guru dan kesehatan. Hal inilah yang ingin diantisipasi Unimed sejak dini sehingga ke depan para guru siap mengikuti PLPG.
Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumut Bambang Winarji menambahkan, program sertifikasi 2012 lebih ketat dibandingkan tahun sebelumnya. Dimana, terdapat tiga tahapan yang harus dilalui, yakni uji kompetensi awal (UKA), PLPG, dan uji PLPG. Untuk itu, guru dituntut mempersiapkan diri secara baik. Bambang menyatakan, selain sertifkasi bagi guru berkualifikasi S1, ada pula peserta jalur portofolio dengan kualifikasi S2 dan pemberian sertifikat pendidikan secara langsung (PSPL) dengan kualifikasi S3.
“Tetapi jumlahnya kecil sekitar 32 orang. Kalau tidak lulus UK,maka akan ikut PLPG juga. Hanya saja ujiannya mereka berbeda karena jumlahnya sedikit,”ucapnya. Untuk itu, LPMP meminta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota untuk memulai mengumumkan nama-nama guru yang lulus UKA. Hal ini agar para guru bisa mempersiapkan dirinya lebih baik menghadapi PLPG. suharmansyah

0 komentar: