Pemerintah Diharap Beri Dispensasi pada Peserta Sertifikasi Guru Berusia 50 tahun

22:26 gaya eddy 0 Comments

Jakarta, (Analisa). Pemerintah diharapkan memberi perhatian serius dan dispensasi kepada peserta sertifikasi guru yang telah berusia 50 tahun lebih. Harapan ini disampaikan Ketua Gabungan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Indonesia (GP Tendik) Sumatera Utara, Drs. FJ Pinem MSc MPd saat audiensi kepada Kepala Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Prof. Dr. Syawal Gultom MPd di Kantor Kementerian Pendidikan Nasional Jakarta, Selasa (3/4). Saat audiensi, FJ Pinem didampingi oleh Penasihat GP Tendik Parlindungan Purba yang juga Anggota DPD RI Asal Sumatera Utara.

FJ Pinem menyampaikan permasalahan guru yang sedang terjadi di Sumatera Utara. Tahun 2011, sertifikasi guru di Sumatera Utara diikuti oleh 20.000 orang guru dari seluruh Sumatera Utara. Dari jumlah tersebut, 8.200 orang tidak lulus ujian. Ada 2.200 orang yang melakukan ujian sertifikasi sebanyak dua kali serta guru-guru yang telah mencapai 50 tahun.

Diminta kepada pemerintah dapat memberikan dispensasi kepada para guru yang sudah berusia 50 tahun lebih namun belum lulus ujian sertifikasi guru, supaya dapat mengikuti Pendidikan Latihan Guru (PLTG), mengingat para guru ini sebentar lagi akan memasuki usia pensiun, sehingga mereka masih dapat menikmati tunjangan profesi guru.

Di samping itu, disampaikan juga permasalahan yang dihadapi puluhan guru TK di Kabupaten Deli Serdang yang tidak lulus uji kompetensi. Dari 41 guru TK yang ada, 37 orang mengikuti ujian kompetensi, namun naskah soal ujian yang mereka terima merupakan naskah soal ujian untuk uji kompetensi guru SD sehingga mereka tidak dapat mengerjakan soal ujian tersebut dengan baik. Sementara itu empat orang yang berhalangan ikut uji kompetensi awal, diberikan kesempatan mengikuti ujian ulangan dan mereka berhasil lulus karena mereka menerima naskah ujian untuk TK.

FJ Pinem meminta agar pemerintah dapat dengan serius menanggapi dua permasalahan guru tersebut, mencari solusi sehingga permasalahan tersebut dapat segera terselesaikan.

Atas penyampaian aspirasi para guru tersebut, Syawal Gultom selaku Kepala Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan akan memperhatikan dengan serius permasalahan tersebut dan akan segera mencari solusi terbaik sehingga masalah dapat segera teratasi.

Parlindungan menambahkan, nasib guru harus betul-betul diperhatikan mengingat mereka merupakan tenaga pendidik yang sangat berjasa kepada pendidikan khususnya generasi muda, dan beri apresiasi GP Tendik yang telah berjuang dan terus berjuang demi peningkatan mutu dan kesejahteraan para guru di Sumatera Utara.

Dengan terselesaikannya masalah ini, para guru tersebut akan dapat meningkatkan mutu keahlian mereka dan juga dapat menambah kesejahteraan hidup mereka. Dia juga percaya Syawal Gultom akan serius tanggapi masalah sertifikasi guru di Sumatera Utara mengingat dia juga mantan Rektor Universitas Negeri Medan, dan menghabiskan puluhan tahun karirnya di bidang pendidikan di Sumatera Utara. (rel/rrs)

0 komentar: